Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyebab Penyakit Osteoporosis – Penyakit Osteoporosis datang bukan tanpa sebab. Penyebab Penyakit Osteoporosis yang utama adalah semakin berkurangnya kalsium dalam tulang. Selain itu, kurang terpapar sinar matahari pagi dan aktivitas fisik yang kurang optimal pun dapat menjadi penyumbang seseorang menjadi menderita keropos tulang. Pada usia senja, meskipun massa tulang tidak bisa senormal dulu, tetap harus bergerak setiap hari. Asupan natrium , kafein, nikotin, protein, alkohol, makanan tinggi garam, dan gula yang berlebihan pada waktu lama, juga dapat menjadi penyumbang munculnya penyakit tersebut. Faktor genetika juga berpengaruh besar. Seiring dengan bertambahnya usia, tulang kehilangan kalsium atau kapur, lebih cepat dibanding kemampuanya untuk mengisi kembali. Hal ini mengakibatkan struktur tulang belakang berubah karena tidak mampu lagi menahan atau menanggung beban.

Jenis Penyakit Osteoporosis

Ada 2 macam osteoporosis, yaitu primer dan sekunder. Pada osteoporosis primer terdapat 2 jenis, yaitu tipe I (Post-Menopausal) dan tipe II (Senile). Selain kategori tersebut, terdapat satu kategori lain (juvenile idiopathic), osteoporosis yang tidak diketahui penyebabnya.

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyebab Penyakit Osteoporosis

1. Osteoporosis Primer

Osteoporosis primer bisa terjadi pada tiap kelompok umur. Jenis osteoporosis ini faktor pemicunya adalah merokok, aktivitas, pubertas tertunda, berat badan rendah, alkohol, ras kulit putih/asia, riwayat keluarga, postur tubuh, dan asupan kalsium rendah

a. Tipe I

Ini terjadi pada 15-20 tahun setelah menopause. Hal ini ditandai dengan fraktur tulang belakang tipe crush, colles’ fracture dan berkurangnya gigi geligi. Hal ini disebabkan oleh luasnya jaringan trabekular pada tempat tersebut dimana jaringan trabekular lebih responsif terhadap defisiensi estrogen.

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa osteoporosis terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita) yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita. Biasanya, gejala timbul pada wanita yang berusia diantara 51-75 tahun, tetapi bisa mulai lebih cepat ataupun lebih lambat. Tidak semua wanita memiliki resiko yang sama untuk menderita osteoporosis ini. Wanita kulit putih dan daerah timur lebih mempunyai resiko untuk menderita penyakit ini dari pada wanita kulit hitam

b. Tipe II (Senile)

Terjadi pada pria dan wanita usia e” 70 tahun. Ditandai dengan fraktur panggul dan tulang belakang tipe wedge. Hilangnya massa tulang kortikal terbesar terjadi pada usia tersebut. Diakibatkan oleh kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia diatas 70 tahun dan dua kali lebih sering menyerang wanita.

2. Osteoporosis Sekunder

Osteoporosis ini dapat terjadi pada setiap kelompok umur. Penyebab Penyakit Osteoporosis meliputi ekses kortikosklerosis, hipertirodisme, multiple mieloma, malnutrisi, defisiensi estrogen, hiperparatiroidisme, faktor genetis, dan obat-obatan. Osteoporosis sekunder dialami kurang dari 5% penderita osteoporosis yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan. Penyakit osteoporosis bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis dan kelainan hormon (terutama tiroid, para tiroid, dan adrenal) dan obat-obatan (kortikosteroid, barbiturate dan anti kejang). Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok pun bisa memperburuk keadaan ini.

3. Osteoporosis Juvenile Idiopathic

Jenis osteoporosis ini Penyebab Penyakit Osteoporosis tidak diketahui. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon normal, kadar vitamin normal dan tidak memiliki Penyebab Penyakit Osteoporosis yang jelas dari rapuhnya tulang.

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis dijuluki juga sebagai silent disease, karena menyerang secara diam-diam, tanpa tanda-tanda khusus. Kedatangannya memang perlahan dan sangat tidak disadari. Ia datang tanpa sinyal pemberitahuan. Seperti layaknya bagian tubuh yang lain, tulang juga membutuhkan perhatian. Tulang merupakan penyangga tubuh, pendukung otot, dan pelindung organ-organ vital tubuh. Ketika memasuki usia 30 tahun, tulang berada dalam keadaan yang paling padat. Kondisi ini disebut sebagai puncak pembentukan massa tulang atau peak bone mass.

Pada umumnya setelah usia 30 tahun, massa tulang akan terus menurun, terutama pada wanita, karena wanita lebih rentan menderita osteoporosis dibandingkan laki-laki. Satu dari tiga wanita berusia 50 tahun beresiko tinggi mengalami patah tulang akibat osteoporosis. Osteoporosis tidak hanya terjadi pada orang usia lanjut, anak-anak dan remaja juga bisa terkena pengeroposan tulang.
Untuk mencegah tulang rapuh, sebaiknya sejak balita sampai umur pertengahan, berikan gizi yang baik sesuai dengan keperluan tubuh.

Osteoporosis Pada Wanita Menopause

Pada usia 45 tahun pasca menopause wanita , umumnya produktivitas hormon estrogen pada tubuh wanita mulai berkurang . Padahal hormon tersebut merupakan salah satu hormon yang berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang. Keadaan yang demikian menyebabkan keluhan klinis seperti haid tidak teratur, gejolak panas, banyak berkeringat, susah tidur, gelisah, pelupa, pemarah, serta detak jantung berdebar yang pada gilirannya menurunkan kualitas karena massa tulang yang menurun yang mempercepat pengeroposan tulang.

Wanita yang akan atau sudah memasuki masa menopause, sebaiknya mengonsumsi makanan rendah lemak dan kaya serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan makanan yang terbuat dari padi-padian. Hindari lemak jenuh yang umumnya ditemukan pada daging dan produk susu, juga minyak yang mengalami proses hidrogenisasi pada makanan cepat saji atau makanan dalam bungkusan. Bagi wanita yang sudah memasuki masa menopause sebaiknya mencoba berbagai macam pilihan sumber protein lainnya selain daging, seperti : kacang kedelai, polong-polongan, produk susu rendah lemak. Konsumsilah 2-3 porsi makanan berkalsium tinggi setiap kali makan untuk menjaga kesehatan tulang anda.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Osteoporosis and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *