Penyebab Osteoporosis

Penyebab Osteoporosis – Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang.

Penyakit Osteoporosis

Ada beberapa faktor yang menjadi Penyebab Osteoporosis pengeroposan tulang, yaitu :

  1. Merokok dan minuman beralkohol
  2. Faktor genetis, bila dalam satu keluarga terdapat riwayat osteoporosis, kemungkinan anggota keluarga lain menderita osteoporosis sekitar 60-80%
  3. Jenis kelamin, sekitar 80% penderita osteoporosis adalah wanita
  4. Masalah kesehatan kronis. Penderita penyakit asma yang menggunakan obat-obatan jenis kortikosteroid, beresiko mengalami osteoporosis. Resiko terkena osteoporosis juga meningkat pada penderita penyakit diabetes, hipertiroidisme.
  5. Kekurangan hormon. Pada perempuan, kejadian menopause yang menyebabkan berkurangnya hormon estrogen bisa menyebabkan osteoporosis.
  6. Kurang olahraga
  7. Kurang kalsium
  8. Indeks massa tulang yang rendah
  9. Berat badan kurang
  10. Lanjut usia
  11. Periode menstruasi yang abnormal
  12. Anorexia nervosa (gangguan makan)
Penyebab Osteoporosis

Penyebab Osteoporosis

Selain Penyebab Osteoporosis di atas, ada beberapa faktor resiko Penyebab Osteoporosis lain yang dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis, yaitu :

  • Wanita berusia di atas 30 tahun
  • Tidak minum susu dan produk susu
  • Lebih sering mengonsumsi makanan siap saji
  • Diet protein tinggi
  • Minum kopi
  • Cola dan minuman berkarbonat
  • Tirah baring lama dan berada di ruang hampa.

Untuk gejala penyakit osteporosis yang bsia ditemukan adalah :

  1. Penurunan dari tinggi badan yang lama kelamaan semakin berkurang, perubahan yang terjadi pada postur tubuh yang lama kelamaan akan berubah menjadi bungkuk, dan juga muncul masalah sakit punggung yang terjadi dengan tiba-tiba dan masih tidak bisa dijelaskan.
  2. Usia yang lebih dari 45 tahun atau juga mengalami pasca menopause dan mengalami masalah patah tulang.

Pemeriksaan Penyakit Osteoporosis

Bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa Anda memiliki masalah pengapuran tulang atau penyakit osteoporosis? Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan tes untuk membantu mengetahui mengenai kepadatan tulang. Melakukan tes osteoporosos ini disebut dengan istolah dual-energy X-ray abrosptiomety (DXA atau DEXA). Scan DXA yang dilakukan dengan cara mengambil lewat X-ray pada tulang Anda. Selain itu, alat skrining ini juga biasanya digunakan dalam membantu memprediksi dari resiko terjadinya kepadatan tulang yang rendah atau mengalami patah tulang. Sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter Anda mengenai tes serta alat dalam membantu menilai resiko yang terjadi.

Tes penyakit osteoporosis ini dilakukan jika Anda memasuki usia 65 tahun ke atas dan lebih. Anda juga diharuskan untuk mendapatkan tes kepadatan tulang dalam membantu melakukan pemeriksaan osteoporosis. Jika usia Anda lebih muda dari usia 65 tahun namun mempunyai faktor resiko untuk terkena penyakit osteoporosis, tanyakan kepada dokter Anda, apakah Anda membutuhkan tes kepadatan tulang sebelum usia Anda memasuki 65 tahun. Dalam membantu mengetahui resiko yang terjadi akan patah tulang dan apakah Anda membutuhkan tes kepadatan tulang, maka biasanya dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor-faktor misalnya adalah :

  1. Faktor usia
  2. Sudah memasuki menopause atau belum
  3. Tinggi serta berat badan
  4. Apakah Anda seorang perokok atau bukan
  5. Apakah Anda seorang peminum alkohol atau bukan
  6. Riwayat kesehatan keluarga apa ada yang menderita penyakit osteoporosis
  7. Obat yang sedang Anda konsumsi
  8. Ada atau tidaknya suatu gangguan yang bisa meningkatkan resiko dari terjadinya penyakit osteoporosis.

Cara Mengobati Penyakit Osteoporosis

Cara yang paling baik yang bisa dilakukan dalam mencegah pengapuran tulang atau penyakit osteoporosis adalah dengan membentuk tulang agar lebih kuat. Jangan memperdulikan usia Anda, karena tidak ada kata terlambat dalam memulai sesuatu hal yang lebih baik. Dalam membangun tulan agar lebih kuat adalah waktu yang paling baik di masa kanak-kanak dan juga masa remaha. Disaat Anda mulai beranjak dewasa dan beranjak tua, tulang Anda tidak akan bsia lagi membentuk tulang yang baru dengan cara yang cukup tepat untuk bisa bersaing dengan proses pengeroposan tulang. Dan setelah proses menopause terjadi, kehilangan pada tulang biasanya akan terjadi dengan lebih cepat lagi. Namun terdapat beberapa tips atau langkah yang bisa dilakukan dalam membantu menghambat hilangnya massa tulang akibat terjadinya penuaan dan mencegah masalah tulang dari gangguan osteoporosis. Cara mencegah penyebab osteoporosis adalah :

  1. Mengonsumsi kalsium setiap hari dengan jumlah yang cukup
    Karena tulang mengandung kandungan kalsium yang tinggi, oleh sebab itulah sangat dibutuhkan sekali mencukupi kebutuhan kalsium yang didapatkan dari dalam makanan. Anda juga bisa mendapatkannya dari suplemen kalsium.
  2. Mencukupi kebuuthan vitamin D dengan cukup dalam setiap harinya
    Hal ini sangat penting sekali dalam mencukupi kebutuhan asupan vitamin D. Karena vitamin D yang cukup bisa membantu menyerap kalsium yang berasal dari makanan yang Anda konsumsi. Vitamin D kemudian akan diproduksi oleh kulit disaat sedang terkena paparan sinar matahari. Oleh itulah, sangat dianjurkan sekali berjemur sekitar 10-15 menit di pagi hari untuk daerah tangan, lengan dan wajah dilakukan paling tidak 3 kali dalam seminggu dalam membantu produksi vitamin D.
  3. Mengonsumsi makanan yang sehat
    Vitamin lainnya yang dibutuhkan adalah vitamin K dan vitamin C, serta membutuhkan magnesium dan juga seng dan protein.

Penyebab Osteoporosis


=====================================

>>> Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Osteoporosis and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>