Mengatasi Osteoporosis

Pemeriksaan yang perlu dilakukan oleh penderita osteroporosis adalah:
1. N-MID Osteocalcin, untuk menilai pembentukan tulang N-MID Osteocalcin adalah salah satu bagian osteocalcin yakni protein yang di produksi oleh osteoblas.
Osteoblas merupakan sel yang berperan dalam pembentukan tulang, karena itu kadar osteocalcin menunjukkan juga aktivitas osteoblas yakni pembentukan tulang.

2. CTx (C-Telopeptide), untuk menilai resorpsi/ pembongkaran tulang juga untuk menilai respon terhadap obat antiresorpsi.

Pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan :
-Jika beresiko tinggi terkena osteoporosis, yaitu untuk deteksi dini
-Pengukuran keseimbangan pembongkaran tulang pada pria dan wanita usia diatas 40 tahun, karena kehilangan tulang dimulai pada usia sekitar 40 tahun .
-Pengukuran sebelum dilakukannya terapi antiresopsi oral
-Pengukuran pada 3 bulan setelah terapi dan untuk melihat apakah terapi antiresorpsi oral.
Untuk mengetahui efikasi terapi dan untuk melihat apakah terapi yang diberikan sudah tepat atau belum.

Jika hasik laboratorium menunjukkan resiko osteoporosis yang harus dilakukan adalah konsultasikan dengan dokter keluarga anda. Bila perlu dokter akan meminta anda melakukan pemeriksaan lanjutan, misalnya dengan pemeriksaan bone mineral density untuk menentukan tingkat kepadatan dan kondisi tulang serta memastikan ada tidaknya osteoporosis.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Osteoporosis and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>