Mencegah Osteoporisis Sejak Dini

Mencegah Osteoporisis Sejak DiniPenyakit Osteoporosis identik dengan orangtua. Bukan berarti hanya mereka yang berusia > 40 tahun yang perlu waspada terhadap silent disease ini. Pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Pertumbuhan tulang yang optimal selama masa anak-anak dan remaja, dapat mencegah resiko penyakit osteoporosis dikemudian hari. Petumbuhan tulang paling optimal, terjadi pada awal masa remaja, yakni sekitar usia 10-14 tahun (anak perempuan) dan 12-16 tahun (anak laki-laki). Sekitar 45% massa tulang dewasa dibentuk pada masa remaja dan terus berjalan hingga usia 30-an. Peak bone mass (puncak massa tulang) terjadi di usia 25-30 tahun.

Mencegah Osteoporisis Sejak Dini

Mencegah Osteoporisis Sejak Dini

Penyakit Osteoporosis

Banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit osteoporosis di usia lanjut. Penyakit Osteoporosis juga disebabkan oleh banyak faktor yaitu :

  • Faktor usia. Wanita yang sudah menopause lebih berpotensi ¬†terserang osteoporosis. Ini disebabkan karena pada wanita menopause produksi hormone estrogen akan berkurang sehingga berakibat pada penurunan fungsi faktor pembentukan tulang.
  • Konsumsi obat-obatan yang mengandung kortikosteroid dalam jangka lama, misalnya obat asma, lupus dan lain sebagainya.
  • Gaya hidup yang kurang sehat, antara lain merokok dan minum-minuman beralkohol.
  • Kurang asupan kalsium
  • Kurang latihan fisik dan aktivitas
  • Haid tidak teratur atau lama tidak haid atau menstruasi
  • Kurang paparan sinar matahari. Cukup paparan sinar matahari selama 30 menit, yaitu sebelum jam 9 pagi dan sesudah jam 4 sore bisa menghindarkan serangan osteoporosis.

Selain akan mengalami perubahan bentuk atau postur tubuh seperti, menjadi lebih pendek atau bongkok, penderita osteoporosis juga akan mengalami keterbatasan gerak. Apalagi jika sudah mengalami patah tulang, pasien perlu bantuan orang lain yang bisa menyebabkan keterbatasan bersosialisasi. Hal ini tentunya juga akan memberikan dampak psikis pada penderitanya, Dengan terbatasnya gerak bisa mengakibatkan stres karena keinginan beraktifitas terhalang.

Selain itu, Penyakit osteoporosis juga akan memberikan dampak secara ekonomi karena penderita osteoporisis harus mnum obat secara teratur dan terus menerus padahal harga obat mahal.

Faktor Resiko Osteoporosis

Tahukah anda bahwa 1 dari 3 wanita post menopause dan 1 dari 5 pria berusia diatas 50 tahun, beresiko terkena osteoporosis, 1 dari 5 orang berusia diatas 60 tahun di Indonesia menderita osteoporosis. Osteoporosis adalah penurunan densitas tulang, kerusakan arsitektur tulang dan meluasnya kerapuhan tulang. Dampak Osteoporosis adalah kekuatan tulang akan menurun dan resiko patah tulang meningkat.

Penyakit Osteoporosis bukan hanya penyakit penyakit orang tua, faktor-faktor dibawah ini juga mempengaruhi terjadinya osteoporosis :

  • Wanita posmenopause atau menopause dini
  • Berusia 65 tahun atau lebih
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami patah tulang/ retak
  • Menggunakan obat kartikosteroid jangka panjang
  • terlalu kurus atau berat badan rendah
  • Kurang asupan kalsium dan vitamin D
  • Beraktivitas kurang atau berlebihan
  • Mengonsumsi alkohol atau kafein berlebihan
  • Memiliki penyakit lain, seperti gagal ginjal, hipotiroid, melabsorpsi

Cara Mengecek Kesehatan Tulang

Untuk mengetahui kondisi tulang, dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni mengukur bone mineral density dan penanda biokimiawi tulang. Kedua pemeriksaan ini berbeda, namun dapat saling melengkapi hingga didapatkan infromasi uang lebih lengkap tentang status tulang.

1. Bone Mineral Density (BMD)
Suatu pemeriksaan yang mengukur densitas/ kepadatan mineral dalam tulang dengan sinar X khusus, CT scan atau ultrasonografi, informasi ini menunjukkan kepadatan tulang saat pemeriksaan dilakukan. BMD tidak dapat memprediksi densitas tulang pada masa yang akan datang.

2. Pemeriksaan Laboratorium: Penanda Biokimia Tulang
Pemeriksaan ini menggunakan sampel darah, mewakili proses reformasi tulang, sehingga memberikan informasi mengenai ketidakseimbangan potensial antara pembentukan dan resorpsi tulang. Resiko tulang patah/ retak berhubungan dengan penurunan nilan BMD, sehingga dibutuhkan kombinasi dengan pemeriksaan penanda tulang yang lebih baik.

Sekitar 99% kalsium tubuh disimpan di tulang dan gigi. Pada masa puber, tulang tumbuh dengan cepat. Konsumsi kalsium di usia myda akan menentukan kekuatan tulang nantinya. Perlu diingat penyerapan kalsium hanya sekitar 30% dari konsumsi kalsium. Penyerapan kalsium maksimal bisa didapat dengan konsumsi 1.200-1.500 mg kalsium/hari. Jika berlebihan hampir semua kelebihannya akan dibuang. Sebaliknya, jika kurang tulang tidak akan menerima cukup kalsium yang dibutuhkan sehingga puncak massa tulang tidak tercapai.

Mencegah Osteoporosis Sejak Dini

Mencegah Osteoporisis Sejak Dini dengan minum susu. Susu adalah sumber kalsium terbaik karena paling mudah diserap oleh tubuh. Konsumsi kalsium harus ditunjang dengan vitamin D dan aktif bergerak. Biarkan anak bermain bersama teman-teman, dan dukung keinginan mereka untuk memiliki kegiatan lain di luar sekolah seperti menari, berlatih bela diri, renang dan lain-lain. Semua itu akan menunjang pertumbuhan dan kepadatan tulang mencapai puncaknya pada usia 30 tahun. Lindungi anak dari osteoporosis sdini mungkin.

Cara mencegah osteoporosis sejak dini adalah dengan melakukan olahraga yang cukup. Anda bsia memilih jeni olahraga yang bisa membantu meningkatkan massa kepadatan tulang Anda. Dan beberapa jenis olahraga yang dianggap dalam membantu meningkatkan kepadatan tulang adalah berjalan, melakukan lompat tali, berlari serta melakukan berbagai macam hal yang lain dalam bentuk aktivitas fisik yang bersentuhan dengan kaki sebagai cara mencegah osteoporosis sejak dini.

Cara mencegah osteoporosis sejak dini lainnya adalah dengan tidak mengonsumsi alkohol dan minuman yang mengandung soda. Anda bisa mendapatkan banyak dari dampak negatif dari jenis minuman ini, bisa menyebabkan terjadinya penyakit diabetes, penyakit jantung dan mengalami obesitas.

Mencegah Osteoporisis Sejak Dini


=====================================

>>> Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Osteoporosis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *