Faktor Penyebab Osteoporosis

Faktor Penyebab Osteoporosis – Pengeroposan tulang atau osteoporosis merupakan kondisi berkurangnya matriks, atau masa tulang yang rendah serta disertai dengan perubahan mikro arsitektur dan kemunduran struktural jaringan tulang. Jika terkena osteoporosis, lapisan tulang luar yang keras akan menipis dan rongga-rongga didalam tulang akan membesar. Masa tulang yang kosong ini akan menyebabkan tulang menjadi rapuh dan keropos. Bila pencegahan atau pengobatan tidak segera dilakukan, kerapuhan ini akan membuat tulang mudah patah-terutama pergelangan tangan, pinggul dan punggung, bahkan bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Faktor Penyebab Osteoporosis

Faktor Penyebab Osteoporosis

Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit yang sangat menyiksa dan biaya perawatannya pun sangat mahal. Walaupun penyakit osteoporosis tidak serta merta dapat menyebabkan kematian layaknya penyakit degeneratif lainnya seperti penyakit kanker, penyakit jantung, penyakit diabetes. Osteoporosis bisa sangat memperburuk kualitas hidup seseorang dan berujung pada kematian. Pada awalnya, osteoporosis memang tidak menimbulkan keluhan klinis sehingga sering terabaikan. Ini baru diketahui saat kondisi tulang nyaris patah yang menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa.

Selama hidup kita, sebenarnya tulang mengalami proses pembaruan secara terus menerus. Proses pembaruan ini dimulai dengan proses formasi atau pembentukan tulang ditempat resorpsi atau penyerapan tulang yang diikuti proses formasi atau pembentukan tulang di tempat resorpsi terjadi. Tulang yang lama di ganti dengan tulang yang baru secara otomatis. Seharusnya, proses ini selalu berpasangan dan seimbang. Proses resorpsi tulang dilakukan oleh sel tulang yang disebut osteoclast. Sedang formasi dibangun kembali oleh sel tulang osteoblast. Pada osteoporosis, proses resorpsi tejadi berlebihan dan tidak diikuti oleh proses formasi yang cukup, sehingga tulang relatif lebih tipis, rapuh, dan mudah patah. Agar remodelling bisa berjalan baik , kita perlu beraktivitas fisik atau berolahraga.

Ketakutan orang terhadap pengaturan tulang karena mengonsumsi kalsium adalah anggapan yang keliru. Bahkan ada yang memilih untuk tidak mengonsumsi kalsium. Padahal kalsium adalah salah satu nutrisi mikro terpenting bagi kehidupan tubuh yang tidak bisa di produksi oleh tubuh, kecuali diperoleh dari asupan luar tubuh setiap hari sepanjang hidupnya.

Memang banyak Faktor Penyebab Osteoporosis yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi. Kekurangan kalsium terutama di waktu kecil dan remaja ( saat terjadinya pembentukan massa tulang yang maksimal), merupakan penyebab utama osteoporosis. Bila tubuh kekurangan kalsium maka jaringan lunak akan meminjam kalsium dari jaringan keras terutama dari tulang.

Ironisnya kalsium tersebut sudah memiliki komposisi yang yang berbeda dengan kalsium yang langsung di konsumsi dari luar tubuh sehingga tidak banyak yang bisa diserap dan akan dikembalikan lagi ke jaringan atas. Dalam perjalanan kembali ke tulang, kalsium akan bercampur dengan lemak sehingga tulang tidak bisa menerima kembali campuran kalsium lemak. Akhirnya campuran kalsium dan lemak itu akan menumpuk dan melekat pada persendian tulang, maka terjadilah pengapuran tulang.

Sedangkan tulang yang terus menerus di ambil dan dipinjam kalsiumnya oleh jaringan lunak tetapi tidak ada asupan kalsium dari luar akan menjadi keropos.
Takaran untuk mengonsumsi kalsium hendaknya tidak melebihi 2500 mg per hari karena kelebihan kalsium dapat menimbulkan batu ginjal atau gangguan ginjal dan juga susah buang air besar. Kelebihan kalsium terjadi bila mengonsumsi suplemen kalsium terlalu banyak.

Faktor Penyebab Osteoporosis

Faktor Penyebab Osteoporosis negatif dari asupan garam yang berlebihan adalah banyaknya kapur yang dikeluarkan dari tubuh. Makin tinggi asupan garam, makin banyak pula kalsium yang didesak keluar dari tubuh melalui air seni. Hasil sebuah penelitian mengatakan bhawa penurunan asupan garam dalam jumlah sedang akan berefek sama dengan asupan suplemen kalsium tambahan sebesar 900 gr pada densitas (kepadatan) tulang. Ini sesuatu yang menguntungkan bagi para wanita pasca menopause penderita osteoporosis.

Pemeriksaan Penyakit Osteoporosis

Pemeriksaan yang perlu dilakukan oleh penderita osteroporosis adalah:

1. N-MID Osteocalcin, untuk menilai pembentukan tulang N-MID Osteocalcin adalah salah satu bagian osteocalcin yakni protein yang di produksi oleh osteoblas.
Osteoblas merupakan sel yang berperan dalam pembentukan tulang, karena itu kadar osteocalcin menunjukkan juga aktivitas osteoblas yakni pembentukan tulang.

2. CTx (C-Telopeptide), untuk menilai resorpsi/ pembongkaran tulang juga untuk menilai respon terhadap obat antiresorpsi.

Pemeriksaan laboratorium Faktor Penyebab Osteoporosis dapat dilakukan :

  • Jika beresiko tinggi terkena osteoporosis, yaitu untuk deteksi dini
  • Pengukuran keseimbangan pembongkaran tulang pada pria dan wanita usia diatas 40 tahun, karena kehilangan tulang dimulai pada usia sekitar 40 tahun .
  • Pengukuran sebelum dilakukannya terapi antiresopsi oral
  • Pengukuran pada 3 bulan setelah terapi dan untuk melihat apakah terapi antiresorpsi oral.

Untuk mengetahui efikasi terapi dan untuk melihat apakah terapi yang diberikan sudah tepat atau belum. Jika hasil laboratorium menunjukkan resiko osteoporosis yang harus dilakukan adalah konsultasikan dengan dokter keluarga anda. Bila perlu dokter akan meminta anda melakukan pemeriksaan lanjutan, misalnya dengan pemeriksaan bone mineral density untuk menentukan tingkat kepadatan dan kondisi tulang serta memastikan ada tidaknya osteoporosis.

Konsumsi dan vitamin D ternyata tidak membantu mencegah patah tulang pada penderita osteroporosis. Pada usia senja, terutama wanita yang sudah terkena osteoporosis, jangan merasa hanya cukup dengan mengonsumsi susu kalsium atau suplemen, tetapi juga harus berhati-hati agar jangan sampai mengalami kecelakaan. Karena kalau sampai terjadi patah tulang terutama tulang belakang, kemungkinan ia tidak produktif lagi.

Hasil sebuah penelitian menyatakan bahwa wanita yang merokok setelah menopause menunjukkan kemungkinan patah tulang pinggul dan tulang belakang lebih tinggi dibanding mereka yang tidak merokok. Pria yang merokok juga terbukti memiliki massa tulang yang lebih rendah .

Faktor Penyebab Osteoporosis


=====================================

>>> Kapsul Herbal Osteoporosis Untuk Mencegah dan Mengatasi Penyakit Osteoporosis (Kerapuhan Tulang), Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Osteoporosis and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *